Didalam alat endoskopi buatan dua ahli Singapura ini, ada penjepit, pengait, pengisap, lubang udara, dan kamera video.
Kepiting menjadi salah satu menu pada acara makan malam antara Louis Phee dan Lawrence Ho dengan tamunya, Sydney Chung sang tamu, yang merupakan dokter bedah dari Hong Kong, menunjuk kepiting yang ada di meja. 'Mengapa tidak mengambil bentuk kepiting untuk robot buatan kalian?" kata Chung. yang namanya terkenal ketika menangani SARS di Hong Kong pada 2003. Phee, profesor di sekolah mekanik dan teknik antariksa di Nanyang Technological Institute Singapur, mengangguk-angguk begitu juga Ho. Ahli spesialis berdah yang bekerja di National University Hospotal di Singapura. Makan malam di sebuah restoran disingapura pada 2004 itu memberi inspirasi baru bagi Ho dan Phee, "chung menganjurkan kamu menggunakan kepiting sebagai prototipe. Kepiting bisa mengambil dari pasi, dan pengjepitnya yang sangat kua," Ujar Ho.
Setelah melakukan serangkaian uji coba, Oktober tahun lalu keduanya mendirikan perusahaan yang menyediakan robot mini. Robot ini memiliki penjepit dan kait yang bisa mengambil kanker perut stadium awal tanpa meninggalkan luka goresen. Keduanya menargetkan, tiga tahun kedepan, robot-robot mini tersebut dapat dijual secara komersial. "Robot itu telah membantu mengambil kanker perut stadium awal pada lima pasien di India dan Hong Kong, "kata Profesor Ho, Rabu lalu. Kita tahu, kangker perut adalah penyebab kedua terbesar kematian karena kanker di seluruh dunia.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




0 komentar:
Post a Comment